Diskusi & Tanya Jawab

Bertanya, berbagi, bertumbuh bersama.

Punya pertanyaan? Kami siap membantu.

FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan.

Apakah 10 Hukum Allah baru pertama kali diberikan kepada Musa di Sinai?

Tidak. Meskipun 10 Hukum secara formal ditulis di atas dua loh batu dan diberikan kepada Musa di Gunung Sinai (Keluaran 20), namun secara hakiki hukum-hukum itu sudah ada sejak manusia diciptakan. Bukti-buktinya:

  1. Dosa adalah pelanggaran hukum Allah (1 Yohanes 3:4). Dosa sudah ada jauh sebelum Sinai, ini berarti hukum Allah juga sudah ada.
  2. Kejatuhan Hawa — Hawa melanggar perintah Allah dengan ingin menyamai Allah dan mengetahui yang baik dan jahat (Kejadian 3). Ini adalah pelanggaran hukum pertama: 'Jangan ada allah lain di hadapan-Ku.'
  3. Adam dan Hawa diusir dari Taman Eden sebagai akibat pelanggaran hukum Allah (Kejadian 3:23-24).
  4. Kain membunuh Habel (Kejadian 4:8) — pelanggaran hukum keenam: 'Jangan membunuh.' Allah pun menghakimi Kain karena tindakannya.
  5. Abraham berbohong kepada Firaun tentang Sara istrinya (Kejadian 12:13; 20:2) — pelanggaran hukum kesembilan: 'Jangan bersaksi dusta.'
  6. Musa marah dan memukul batu karang dua kali (Bilangan 20:11) padahal Allah memerintahkan untuk berbicara kepadanya — ini adalah ketidaktaatan dan pelanggaran kekudusan Allah.
  7. Sabat sudah dikenal sebelum Sinai — Saat Allah memberikan manna di padang gurun, Ia sudah memerintahkan Israel untuk memungut manna selama enam hari dan beristirahat pada hari ketujuh (Keluaran 16:22-30), bahkan SEBELUM 10 Hukum diberikan di pasal 20.
  8. Sabat dikuduskan sejak penciptaan — 'Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya' (Kejadian 2:3), jauh sebelum ada bangsa Israel atau Musa.

Kesimpulan: Penulisan 10 Hukum di Sinai adalah penegasan dan formalisasi dari hukum-hukum yang sudah tertanam sejak Allah menciptakan manusia. Hukum Allah bersifat kekal karena mencerminkan karakter Allah yang tidak berubah.

Apakah Sabat sudah ada sebelum 10 Hukum diberikan di Sinai?

Ya, Sabat sudah ada jauh sebelum 10 Hukum diberikan kepada Musa di Sinai. Bukti Alkitabnya:

  1. Sejak Penciptaan — 'Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya.' (Kejadian 2:3). Allah sendiri menetapkan Sabat pada minggu pertama penciptaan.
  2. Manna di padang gurun — Dalam Keluaran 16 (sebelum pasal 20 yang berisi 10 Hukum), Allah sudah memerintahkan Israel: 'Enam hari lamanya kamu memungutnya, tetapi pada hari ketujuh adalah Sabat; pada hari itu tidak akan ada.' (Keluaran 16:26). Israel sudah mengenal dan menjalankan Sabat sebelum tiba di Sinai.
  3. 10 Hukum sebagai pengingat — Saat Allah menuliskan hukum keempat, Ia mengingatkan: 'Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat' (Keluaran 20:8). Kata 'Ingatlah' (zakhor) menunjukkan bahwa Sabat bukanlah hal baru, melainkan sesuatu yang sudah ada dan perlu diingat kembali.

Sabat adalah tanda kekal antara Allah dan umat-Nya (Keluaran 31:13), berlaku dari penciptaan hingga kekekalan (Yesaya 66:23).

Mengapa ada dosa sebelum 10 Hukum diberikan di Sinai jika hukum belum ada?

Rasul Yohanes menegaskan: 'Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah.' (1 Yohanes 3:4). Dan Paulus berkata: 'Di mana tidak ada hukum Taurat, di sana tidak ada juga pelanggaran.' (Roma 4:15). Ini membuktikan bahwa di mana ada dosa, di sana pasti ada hukum yang dilanggar. Karena dosa sudah ada sejak Taman Eden — bahkan sejak kejatuhan Lucifer — maka hukum Allah sudah ada sebelum Sinai.

Contoh dosa sebelum Sinai:
- Lucifer ingin meninggikan dirinya menyamai Allah (Yesaya 14:12-14) → Pelanggaran hukum pertama
- Hawa tergoda ingin mengetahui yang baik dan jahat seperti Allah (Kejadian 3:5) → Pelanggaran hukum pertama dan kesepuluh (mengingini)
- Kain membunuh Habel (Kejadian 4:8) → Pelanggaran hukum keenam
- Lamekh membunuh dan bermegah (Kejadian 4:23) → Pelanggaran hukum keenam
- Sodom dan Gomora dihancurkan karena dosa besar (Kejadian 19) → Pelanggaran berbagai hukum Allah
- Yusuf menolak godaan istri Potifar: 'Bagaimana mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?' (Kejadian 39:9) → Ia tahu itu dosa karena hukum Allah sudah ada dalam hatinya

Kesimpulan: Hukum Allah tidak dimulai di Sinai. Sinai adalah saat Allah menuliskannya di atas batu, tetapi hukum itu sudah tertulis dalam hati manusia sejak penciptaan (Roma 2:15).

Tanya Jawab

Pertanyaan dari jemaat, dijawab tim kami.

Belum ada tanya jawab. Kirim pertanyaan Anda di bawah.

Kirim pesan

Pertanyaan, komentar, saran, atau pokok doa. Kami membalas lewat email.

Jawaban atas pertanyaan dapat kami tampilkan di Tanya Jawab tanpa nama dan email Anda.

Alamat

Ruko Citragrand Cibubur, Jl. Alternatif Cibubur – Cileungsi KM 5, Jatirangga, Kec. Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat 17434

Media sosial

Tanya TOAR

Bertanya kepada TOAR.

TOAR (Tumoutou Alkitab dan Roh Nubuat) menjawab pertanyaan seputar Alkitab, Roh Nubuat, dan doktrin Advent dari buku-buku di perpustakaan digital kami, lengkap dengan halaman sumbernya.

TOAR belum aktif. Sementara itu, silakan baca FAQ di atas atau kirim pertanyaan lewat formulir Kirim Pesan.

Dukung pembangunanTarget Rp 5,2 M
Donasi