Hari Yang Hampir Dilupakan

Buku Hari yang Hampir Dilupakan karya Mark A. Finley membahas tentang pentingnya hari Sabat (hari ketujuh) sebagai hari ibadah yang ditetapkan oleh Tuhan sejak penciptaan dunia. Buku ini menjelaskan bahwa Sabat memiliki makna rohani yang dalam sebagai tanda hubungan antara manusia dengan Tuhan sebagai Pencipta. Dalam buku ini, Mark A. Finley menelusuri sejarah dan dasar Alkitab tentang hari Sabat, mulai dari penciptaan dalam kitab Kejadian, hukum Sepuluh Perintah Allah, hingga praktik ibadah pada masa Yesus dan gereja mula-mula. Penulis juga menjelaskan bagaimana sepanjang sejarah terjadi perubahan dalam praktik ibadah yang membuat banyak orang melupakan makna asli dari hari Sabat. Selain itu, buku ini mengajak pembaca untuk memahami bahwa Sabat bukan hanya sebuah aturan, tetapi juga hari istirahat, pemulihan rohani, dan kesempatan untuk memperdalam hubungan dengan Tuhan serta keluarga. Secara keseluruhan, Hari yang Hampir Dilupakan bertujuan mengingatkan kembali umat Kristen tentang makna dan pentingnya memelihara hari Sabat sebagai hari yang dikuduskan oleh Tuhan, serta mengajak pembaca untuk kembali kepada ajaran Alkitab mengenai hari ibadah yang benar.

Dukung pembangunanTarget Rp 5,2 M
Donasi
Hari Yang Hampir Dilupakan — Tumoutou Center